Suninternational-usa.com

Berita Aktual & Internasional

Berita Luar Negeri Terpanas Saat Ini

Selain berita yang berasal dari dalam negeri, berita luar negeri terpanas menjadi bahan pembicaraan yang menarik untuk disimak. Dari berita ini, kita dapat mengetahui perkembangan situasi terbaru dari pemberitaan yang sedang dibahas. Berita terpanas saat ini berkaitan dengan pemerintahan Myanmar. Aung San Suu Kyi yang merupakan pemimpin de facto asal Myanmar ini dikabarkan menjadi tahanan rumah. Penahanan Suu Kyi dilakukan oleh angkatan bersenjata Tatmadaw dalam sebuah kudeta yang terjadi pada hari Senin, 1 Februari 2021.

Berita Luar Negeri Myanmar, Dugaan Tahanan Rumah Suu Kyi

Berita Luar Negeri Terpanas Saat Ini

Sumber informasi partai Suu Kyi menerangkan bahwa sang pemimpin saat ini sedang menjadi seorang tahanan rumah. Liga Nasional Demokrasi atau NLD mendesak militer untuk membebaskan tokoh wanita penting Myanmar ini. Partai menilai bahwa kudeta yang diderita oleh Suu Kyi merupakan noda pada pemerintahan Myanmar. Tidak hanya Suu Kyi, Tatmadaw diduga juga menahan beberapa pejabat sipil lainnya. Presiden Myanmar dan tokoh partai berkuasa menjadi sosok penting yang diduga menjadi tahanan pihak angkatan bersenjata Tatmadaw.

NLD melalui akun media sosialnya menyerukan agar angkatan bersenjata segera membebaskan sang Presiden dan penasihat negara. Hingga saat ini, NLD belum mendapatkan kejelasan akan seberapa banyak pihak-pihak yang menjadi tahanan Tatmadaw. NLD menyebutkan bahwa ada sekitar 24 rekan NLD yang ditahan oleh militer. Mereka ditahan di dalam asrama yang berlokasi di ibukota. Tidak hanya meminta pembebasan para tokoh penting negara, NLD juga meminta militer untuk menerima hasil akhir pemilu yang berlangsung pada bulan November tahun lalu dengan tangan terbuka.

Berita luar negeri ini terjadi setelah militer melakukan penolakan terhadap hasil akhir pemilu. Militer menilai bahwa ada kecurangan yang terjadi selama pemilu. Ada sekitar 8.000.000 pemilih palsu yang namanya terdaftar sebagai pemilih aktif. Setelah beberapa jam berselang usai penahanan, Tatmadaw mengumumkan kepada dunia akan status darurat militer. Status ini diberlakukan selama satu tahun lamanya melalui Myawaddy TV, stasiun televisi yang dimiliki oleh militer.

Tidak hanya mengumumkan akan status militer, Tatmadaw juga menyebutkan bahwa kekuasan pemerintahan akan diserahkan kepada Jenderal Min Aung Hlaing seorang panglima militer Myanmar. Kudeta yang dilakukan oleh militer ini terjadi akibat bentuk kegagalan pemilu yang adil dan bebas. Pihak militer bahkan telah mencopot pejabat pemerintahan dan menteri era Suu Kyi. Untuk mengisi kuris kosong tersebut, milter menunjuk beberapa mantan jenderal guna mengisi kabinet yang kosong. Kabinet yang diisi antara lain menteri keuangan, menteri perbatasan, menteri dalam negeri, menteri kesehatan, menteri luar negeri dan menteri informasi.

Penahanan Suu Kyi yang Dirayakan Oleh Pengungsi Rohingya

Berita Luar Negeri

Meskipun mendapatkan penolakan, penahanan Suu Kyi ternyata merupakan kabar yang membahagiakan bagi para pengungsi asal Rohingya. Mereka bahkan merayakan penahanan Suu Kyi yang dilakukan oleh pihak militer. Berita luar negeri terpanas ini telah menyebar dengan amat cepat. Kampung pengungsi Rohingya yang berada di Bangladesh bahkan telah mendengar berita yang sedang hangat saat ini. Perayaaan yang dilakukan oleh pengungsi Rohingya dilakukan dengan tanpa adanya sebab. Penderitaan yang dialami oleh pengungsi Rohingya dianggap berasal dari tindakan Suu Kyi. Karena penderitaan yang mereka alami, mengapa mereka tidak merayakannya?

Seorang pemimpin pengungsi mengatakan bahwa Suu Kyi sempat menjadi harapan besar mereka ketika berhadapan dengan kekerasan brutal yang dilakukan oleh militer Myanmar. Pengungsi Rohingya pernah menjadikan Suu Kyi menjadi harapan terakhir guna mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Berbeda dengan harapan mereka, Suu Kyi justru memberikan dukungan genosida terhadap pengungsi Rohingya. Dengan penahanan Suu Kyi, ada harapan besar bagi mereka untuk kembali ke tanah kelahiran yang berlokasi di Myanmar.

Berbeda dengan pemerintahan terpilih, pemerintah akan mendapatkan dukungan internasional guna dapat bertahan dalam situasi ini. Pengungsi Rohingya berharap agar pemerintah fokus terhadap masalah yang berkaitan denga Rohingya guna mendapatkan dukungan dari dunia internasional. Perayaan penahanan Suu Kyi dilakukan dengan cara melakukan doa khusus. Perayaan yang besar mungkin dapat terlihat dengan jelas apabila otoritas kamp memberikan izin. Rohingya siap melakukan pawai perayaan penahanan Suu Kyi jika mendapatkan izin dari pihak terkait.

Menurut catatan PBB, ada 740. 000 etnis Rohingya yang telah meninggalkan Rakhine dan mengungsi ke wilayah Bangladesh pada tahun 2017. Pengungsian ini dilakukan guna menghindari tindakan genosida yang dilakukan oleh Myanmar. Bukannya memberikan pembelian terhadap Rohingya, Suu Kyi justru memberikan bantahan atas pembantaian masal yang terjadi di Rakhine. Ia memberikan dukungan kepada militer terhadap aksi kekejaman yang dialami oleh suku Rohingya. Meskipun merupakan sebuah anugerah bagi pengungsi Rohingya, kudeta Myanmar sendiri mendapatkan kecaman dunia. Banyak pihak yang berkeinginan untuk mengembalikan demokrasi di negara Myanmar dan meminta militer untuk melakukan pembebasan segera bagi Suu Kyi, Presiden dan tokoh penting lainnya.